Jumat, 08 November 2013

Backpacker to Bali

Banyak jalan menuju Roma. Akan tetapi, kali ini, saya akan bercerita tentang beberapa jalan menuju Bali. Tentu saja, dengan meminimalisasi pengeluaran kita. Yang tidak boleh terlupakan adalah kita harus selalu membawa KTP.


Start-nya adalah dari Jogjakarta.
  • Jogjakarta (Stasiun Lempuyangan, 13.43 WIB) => Surabaya Gubeng, 19.55 WIB, naik Kereta Pasundan (Rp 55.000), sudah siap di stasiun pukul 13.30 WIB.
  • Stasiun Surabaya Gubeng, 22.00 WIB => Stasiun Banyuwangi Baru, 04.25 WIB, naik Kereta Mutiara Timur Malam (Rp 125.000). Berdasarkan pengalaman, ketika membeli tiket Mutiara Timur Malam ini, sebaiknya pilih tujuan yang langsung ke Denpasar sehingga nanti langsung bisa masuk bus Damri ke Denpasar. Jika tidak, ya tidak boleh naik. Saya juga baru tahu waktu itu.
  • Dari Stasiun Banyuwangi Baru jalan kaki ke Pelabuhan Ketapang, kira-kira 250 meter. Di kiri/kanan jalan menuju ke sana,  ada Indomart dan Alfamart. Sebaiknya belilah minum atau makan sebelum masuk pelabuhan.
  • Tiket naik ferry menyeberang Ketapang-Gilimanuk Rp 6.500 per kepala. Lama perjalanan sekitar 30 menit, tergantung lalu lintas kapal dan cuaca.
  • Sampai Gilimanuk, naik minibus tujuan Denpasar, Rp 30.000. Lama perjalanan bisa sampai 5 jam.
  • Sampai Denpasar (Terminal Ubung) carilah angkot kecil berwarna biru. Angkot itu bebas trayek tapi tetap dalam wilayah Denpasar. Tawar-menawarlah dengan logis dan minta sopirnya (biasanya orang rantau dari Jawa) untuk mengantarkan ke tempat rental motor.
  • Ada banyak rental motor/mobil di Bali karena memang bisa dikatakan bahwa transportasi umum di Bali ini lumpuh. Syarat dan tarifnya bisa berbeda-beda. Kebetulan, saya mendapatkan rental motor yang baik hati. Namanya Mas Kresna (asale seko Kediri, jadi ngobrol nganggo boso Jowo wae), nomor HP : 08174787874 atau 0361-8560606. Tarif Rp 50.000 per hari tergantung jenis dan keadaan motor.
  • Selama berkendara di Bali, perhatikan papan petunjuk arah yang akan sangat membantu kita mencari tempat. Jangan malu bertanya pada penduduk dan Alhamdulillah penduduk di sana ramah n helpful. Hati-hati karena banyak jalan satu arah.
bersambung 

3 komentar: