Minggu, 24 Juni 2012

MERANCANG JUNI

 Tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni,

Begitulah sepenggal lirik puisi Sapardi
Juni ini, seharusnya menjadi bulan untuk bersenang-senang. Mungkin tidak seperti yang direncanakan sebelumnya. Tak mengapa. Masih ada Juli dan bulan-bulan yang lain. :)



Aku tak menanti hujan turun di bulan Juni. Bahkan, aku tak menunggu mendung dan tak memikirkan angin di bulan ini. Aku pernah bahagia ketika hujan turun. Kala itu bersamamu, entah bulan apa. Saat mendung dan saat angin bertiup, aku pernah bersamamu. Itu sudah cukup.

Jika pada bulan Juni pernah mendung, angin bertiup kencang, rintik hujan turun, dan aku tidak bersamamu, tak mengapa. Masih ada Juli dan bulan-bulan yang lain. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar